Fans Berat Tolkien? Kunjungi Tempat-tempat Menarik di Oxford Ini!


Saya telah menulis tentang tempat-tempat wisata di Selandia Baru yang berkaitan dengan syuting film LOTR-nya Peter Jackson. Akan tetapi, kehidupan sang maestro sendiri juga merupakan kenang-kenangan sejarah yang berharga. Dari berbagai tempat yang pernah disinggahi atau ditinggali Tolkien dan keluarga, Oxford merupakan salah satu tempat terpenting. Di tempat inilah Tolkien dan keluarga tinggal selama beberapa waktu. Di sini Tolkien berkumpul bersama klub sastranya, The Inklings (yang salah satu anggotanya adalah C.S. Lewis). Di sini juga Tolkien menyelesaikan pendidikan dan mengabdi di bidang pendidikan yaitu menjadi profesor. Di sini Tolkien menghabiskan tahun-tahun terakhir hidupnya setelah kematian istri tercinta. Akhirnya, di sini juga Tolkien dan sang istri dimakamkan berdua.

Jika Anda fans berat Tolkien dan sedang berada di Inggris, sempatkan diri mengunjungi tempat-tempat ini di Oxford untuk napak tilas perjalanan hidup penulis yang telah menginspirasi dunia penulisan fiksi fantasi modern ini.

Exeter College

Ini adalah tempat Tolkien muda memulai pendidikan kuliahnya pada tahun 1911, sebelum ia berangkat ke medan Perang Dunia Pertama. Mulanya, ia memilih bidang Sastra dan Filsafat Klasik, namun kemudian pindah ke jurusan ke Bahasa Inggris pada tahun 1913, hingga lulus dengan peringkat terbaik pada tahun 1915. Kampus ini dibangun pada tahun 1314 oleh Uskup Walter de Stapeldon of Devon, dan mulanya diperuntukkan sebagai tempat pendidikan biarawan muda, sehingga bangunannya sangat berciri biara dengan kapel indah di dalamnya.

Exeter College

Rumah di 22 Northmoor Road dan Pembroke College

Ini adalah rumah pertama Tolkien dan keluarganya di Oxford, dimana mereka tinggal dari tahun 1925 hingga 1930. Tolkien sekeluarga tinggal di sini karena Tolkien menjadi Rawlinson and Bosworth Professor of Anglo Saxon di Pembroke College, setelah sebelumnya menjadi dosen Bahasa Inggris di University of Leeds (dosen termuda di sana pada saat itu). Selain rumah pertama ini, Pembroke College juga sering menjadi tujuan tur bagi para fans Tolkien, dengan pemandu yang khusus disediakan oleh pihak kampus. Bangunannya yang indah dan terbuat dari batu Cotswold sangat mencerminkan gaya abad ke-17.

22 Northmoor Road

Pembroke College, Oxford

Rumah di 20 Northmoore Road

Inilah rumah yang menjadi saksi kelahiran The Hobbit serta LOTR yang fenomenal itu. Tolkien dan keluarganya pindah ke rumah ini pada tahun 1930, dan para turis senang melewati rumah ini sembari membayangkan beliau duduk di depan mesin ketiknya, mengetik dengan bersemangat menggunakan hanya beberapa jari (Tolkien tidak bisa mengetik gaya 10 jari), sehingga suara ketukan tuts mesin tiknya terdengar riuh sampai ke luar. Bagian depan rumah ini telah diberi plakat biru yang menunjukkan signifikansi bangunan ini dalam penciptaan karya fenomenal beliau.

20 Northmoor Road

Plakat biru di rumah Tolkien di 20 Northmoor Road

The Eagle and Child Pub

Pub (tempat minum) yang berlokasi di 49, St. Giles, Oxford, Oxfordshire ini sangat terkenal karena menjadi tempat berkumpul sebuah grup diskusi sastra bernama The Inklings, dimana Tolkien menjadi anggotanya. Beliau dan rekan-rekan penulis seperti C.S. Lewis (penulis seri Narnia), Owen Barfield, Lord David Cecil, dan kemudian putra Tolkien, Christopher, yang belakangan menjadi pengumpul dan pengedit karya-karya ayahnya yang belum sempat diterbitkan saat beliau meninggal, biasanya berkumpul di ruang duduk khusus, dimana ruang ini kini ditempeli berbagai memorabilia.

Bagian depan The Eagle and Child Pub

Ruangan tempat para anggota Inklings biasa berkumpul

Beberapa papan coretan yang dipajang di beberapa dinding di dalam pub

The White Horse Pub

Pub ini tidak seterkenal The Eagle and Child dalam kaitannya dengan Tolkien, namun pub ini bisa dibilang merupakan salah satu warisan sejarah di Oxford, karena usia bangunannya sudah sekitar 5 abad. Pada tahun 1944, Tolkien pernah membacakan naskah Lord of the Rings yang belum diterbitkannya di sini kepada teman-temannya (LOTR diterbitkan bertahap sejak tahun 1954). Pub ini terkenal sebagai tempat nongkrong favorit penduduk setempat dan turis, dengan fish and chips sebagai hidangan andalannya.

The White Horse Pub

Merton College

Merton College adalah tempat dimana Tolkien mengabdi sebagai profesor bidang bahasa Inggris dan sastra sejak tahun 1945 hingga 1959. Kampus ini terkenal sebagai salah satu kampus tertua di Oxford, dengan bangunan yang didirikan pada abad ke-13. Kampus ini juga memiliki perpustakaan tertua yang masih beroperasi di Inggris. Tur di daerah kampus biasanya gratis (dengan pemandu resmi), namun jika Anda ingin melihat perpustakaan, biasanya ada tambahan biaya.

Merton College

merton_college_library_hall

Perpustakaan di Merton College; bayangkan eyang Tolkien sendiri duduk di sini mencari bahan mengajar, meneliti, dan melakukan riset untuk buku-bukunya.

Bodleian Library

Perpustakaan yang sering disebut mahasiswa Oxford sebagai The Bod ini merupakan perpustakaan terbesar kedua di Inggris setelah British Library, dan merupakan perpustakaan riset utama di Universitas Oxford. Di sinilah berbagai manuskrip dan gambar/ilustrasi asli buatan Tolkien untuk buku-bukunya disimpan, sehingga tempat ini menjadi salah satu tempat tujuan utama tur napak tilas para fans Tolkien. Selain itu, perpustakaan ini juga menyimpan The Red Book of Hergest (Llyfr Coch Hergest), salah satu naskah abad pertengahan yang penting dalam dunia sastra Inggris dan kemungkinan menjadi salah satu inspirasi Tolkien dalam menciptakan konsep The Red Book of Westmarch.

Bagian depan Bodleian Library

Bagian dalam perpustakaan

Salah satu manuskrip dan ilustrasi buatan Tolkien untuk LOTR, koleksi Bodleian Library

Rumah di 21 Merton Street, Oxford

Tolkien dan istrinya, Edith, sempat pindah ke Bournemouth karena tidak tahan dengan antusiasme fans buku-bukunya yang semakin lama dirasa semakin sulit ditanggung, padahal beliau dan sang istri sudah mulai menua, dan Tolkien juga ingin menikmati waktu pensiunnya dengan tenang. Akan tetapi, setelah sang istri meninggal pada tahun 1971, Tolkien kembali ke Oxford dan tinggal di salah satu rumah yang disediakan pihak kampus Merton College untuknya. Di rumah inilah Tolkien tinggal hingga akhir hidupnya pada tahun 1973.

Bagian depan rumah terakhir Tolkien

Eastgate Hotel

Hotel ini berlokasi di 21 Merton Street dan merupakan salah satu penginapan populer yang bisa Anda jadikan tempat menginap di Oxford (barnya punya koleksi buku yang cukup banyak dan ditata indah). Tolkien sering berkunjung ke sini untuk makan di restorannya selama 2 tahun terakhirnya tinggal di Merton Street hingga kematiannya.

Bagian depan Eastgate Hotel

Makam Tolkien dan Istrinya di Wolvercote Cemetery

Wolvercote Cemetery adalah area pemakaman yang menjadi tempat peristirahatan terakhir Tolkien dan istrinya, Edith, dimana mereka dimakamkan berdua dalam satu kuburan. Tempat ini menjadi lokasi kunjungan wajib fans Tolkien yang berkunjung ke Oxford, serta tempat wajib untuk dikunjungi oleh para peserta Oxonmoot, acara tahunan yang diadakan Tolkien Society. Di makam ini, nama ‘Beren’ dan ‘Luthien’ dipahat di bawah nama masing-masing, dimana Beren dan Luthien adalah pasangan Manusia dan putri Elf dengan kisah cinta paling terkenal dalam The Silmarillion, dimana kisah keduanya banyak diilhami kisah cinta Tolkien dan Edith sendiri.

tolkien-tomb

Nisan Tolkien dan istrinya dengan nama ‘Beren’ dan ‘Luthien’ terukir di bawah nama mereka

Ingin Praktis? Gunakan Jasa Tur

Jika Anda merasa pergi sendiri agak merepotkan, Anda bisa menggunakan jasa tur untuk wisata napak tilas ini. Tour in a Day menyediakan informasi paket wisata dengan pemandu di daerah sekitar Oxford. Footrprints Tours juga memiliki paket tur CS Lewis dan Tolkien, yang merupakan bagian dari Culture Trip dan diadakan tiap Jumat dan Sabtu dengan biaya sekitar 14 Poundsterling. Oxford Walking Tours juga menyediakan paket Literary Tour yang bisa dipesan untuk tur privat maupun grup (misalnya tur sekolah) dengan anggota tur maksimal 25 orang.

Jika Anda fans Tolkien, punya waktu dan bisa pergi ke Oxford, jangan lewatkan perjalanan berkesan menelusuri jejak-jejak kehidupan dan pencapaian literatur Tolkien dengan melakukan perjalanan napak tilas ini.

Sumber:

Fifteen Places Tolkien Fans Should Visit before They Die

J.R.R. Tolkien’s Oxford

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s