Tawa dan Humor dalam Karya Tolkien (Ulasan Buku “Laughter in Middle-earth”)

laughter in middle earth

Terima kasih untuk Becky Dillon yang sudah jauh-jauh mengirimkan buku ini dari Jerman!

“Dalam bukunya Mr. Tolkien tidak banyak yang lucu-lucu.”  Continue reading “Tawa dan Humor dalam Karya Tolkien (Ulasan Buku “Laughter in Middle-earth”)”

Túrin Turambar and “Spiritual Burden” behind Javanese Naming Philosophy

strongbow_and_dragonhelm_by_ekukanova-d6jt1kq

Strongbow and Dragonhelm, by Elena Kukanova

When listening to an episode in Prancing Pony Podcast about Of Túrin Turambar chapter in The Silmarillion, I was struck with one particular notion emphasized in the podcast: the fact that Túrin changed his name several times (or bestowed a name by others). Each name reflects different aspect of his life, such as Neithan (“The Wronged”), Gorthol (“The Dread Helm”), Agarwaen, son of Úmarth (“Bloodstained, son of Ill-fate”), Adanedhel (“Man-Elf”), Mormegil (“Black Sword), and the infamous Turambar (“Master of Doom”). These names reflect changes that happened in Túrin’s life.  Continue reading “Túrin Turambar and “Spiritual Burden” behind Javanese Naming Philosophy”

What It Means to Read “Roverandom” after My Grandmother’s Death

tales from perilous realm

A week ago, after suffering from years of chronic illness, my grandmother finally passed away.  Continue reading “What It Means to Read “Roverandom” after My Grandmother’s Death”

“The Voyage of Éarendel the Evening Star,” Puisi yang Melahirkan Middle-earth

Tulisan ini dibuat dalam rangka Tolkien Reading Day tahun 2017 yang mengambil tema “Poetry and Songs in Tolkien’s Fictions.”

Ada banyak hal yang terjadi pada tanggal 24 September 1914, dan kebanyakan berkaitan dengan Perang Dunia I. Angkatan Udara Prancis mendirikan skuadron Escadrille 31 di Longvic sebagai persiapan perang. Pasukan Rusia memulai 133 hari pengepungan di Przemyśl. Pasukan Jerman merebut Péronne. Pasukan Inggris tiba di Laoshun untuk membantu pasukan Jepang. Australia menduduki Kota Friedrich Wilhelm di New Guinea.

Dan di sebuah rumah pertanian di pedesaan Nottingham, seorang pemuda berusia 22 tahun menulis puisi berjudul The Voyage of Éarendel the Evening Star.  Continue reading ““The Voyage of Éarendel the Evening Star,” Puisi yang Melahirkan Middle-earth”

Bagaimana J.R.R. Tolkien Merombak Dunia Fiksi Fantasi: Terjemahan Artikel Edisi Khusus Newsweek 2017

Catatan: How J.R.R. Tolkien Redefined Fantasy Stories dikutip dari majalah Newsweek edisi spesial: J.R.R. Tolkien, the Mind of a Genius., yang baru saja terbit. Artikel ini ditulis oleh James Ellis, penyunting edisi istimewa ini.

Artikel asli bisa dibaca di sini.

tolkien-cover-new Continue reading “Bagaimana J.R.R. Tolkien Merombak Dunia Fiksi Fantasi: Terjemahan Artikel Edisi Khusus Newsweek 2017”

Tentang Pertemuan dengan Hewan-Hewan Berwarna Putih dalam Legendarium Tolkien

Dari berbagai jenis hewan yang muncul dalam mitologi dan kisah-kisah fantasi, kemunculan hewan berwarna putih kerap dikaitkan dengan keistimewaan, entah itu terkait pertanda, keajaiban, terbukanya batas antara dunia nyata dan gaib, atau kehadiran penunggang kuda yang istimewa. Dalam legendarium Middle-earth karya J.R.R. Tolkien, pertemuan dengan hewan-hewan berwarna putih kerap menjadi sesuatu yang bermakna khusus, dan hal ini memiliki paralel kuat dengan mitologi serta folklore dunia nyata.  Continue reading “Tentang Pertemuan dengan Hewan-Hewan Berwarna Putih dalam Legendarium Tolkien”

The Shibboleth of Fëanor: Ketika Perubahan Bahasa Dipolitisasi

Shibboleth (noun)

a : a use of language regarded as distinctive of a particular group.
b : a custom or usage regarded as distinguishing one group from others .

Merriam-Webster Online Dictionary

Bahasa adalah hal yang memiliki kekuatan besar; begitu besar sehingga kita mungkin tak merasakannya hanya karena kita menggunakannya setiap hari. Jangankan sepotong kata yang menghilang; perbedaan ejaan yang kedengarannya sepele sekalipun bisa menjadi pemicu untuk berbagai peristiwa penting. J.R.R. Tolkien, seorang filolog yang menekuni bahasa seumur hidupnya, sangat memahami hal ini, sehingga menuangkannya dalam salah satu manuskripnya untuk Middle-earth legendarium, yaitu sebuah esai berjudul The Shibboleth of Fëanor. Tolkien menggambarkan bagaimana perbedaan ejaan atau bunyi yang kedengarannya sepele dapat membuat pihak tertentu merasa terancam, bahkan menggunakannya sebagai upaya membuat klaim politik.  Continue reading “The Shibboleth of Fëanor: Ketika Perubahan Bahasa Dipolitisasi”

Culhwch ac Olwen: Kisah “Beren dan Lúthien” dalam Manuskrip Wales

Tulisan ini dimuat di situs Jakarta Beat pada tanggal 6 Februari 2017, dengan penyuntingan.

800px-donato_giancola_-_beren_and_luthien_in_the_court_of_thingol_and_melian

Beren and Lúthien in the Court of Thingol and Melian, oleh Donato Giancola

Kisah Beren dan Lúthien adalah salah satu yang paling berkesan dalam legendarium Middle-earth, serta kerap dikutip dan dikaji. Selain merupakan contoh kisah romansa kepahlawanan dengan karakter berkesan (genre yang tidak pernah mati), kisah ini juga menjadi penentu berbagai peristiwa serta kelahiran tokoh-tokoh penting yang kelak akan ditemui pembaca dalam kisah-kisah selanjutnya, termasuk The Lord of the Rings. Kisah Beren dan Lúthien juga unik karena memorakporandakan stereotip khas romansa kepahlawanan; dalam kisah ini, Tolkien menjadikan Lúthien, sang putri, sebagai penyelamat Beren dan bahkan sosok yang berperan meruntuhkan benteng “si penjahat,” alih-alih sebaliknya.  Continue reading “Culhwch ac Olwen: Kisah “Beren dan Lúthien” dalam Manuskrip Wales”

Keajaiban dan Renungan dalam Letters from Father Christmas (Postingan Selamat Natal dari Saya)

12-16-00712_jrr_tolkien_letters_father_christmas_002

Di akhir tahun yang katanya tahun dengan user review paling nggak enak ini, saya kepingin membuat postingan yang berfungsi juga sebagai kartu ucapan Natal buat para pembaca yang merayakan. Continue reading “Keajaiban dan Renungan dalam Letters from Father Christmas (Postingan Selamat Natal dari Saya)”

Tentang Christopher Tolkien (Merayakan Ulang Tahun Beliau yang ke-92)

cwwckrgxgael3fy

Jujur, saya bukan orang yang terlalu memerhatikan nama seorang penyunting alias editor kalau sedang membaca buku, kecuali kalau namanya ditempel di sampul buku (itu juga nggak akan saya ingat-ingat lagi kecuali kalau editor itu juga seorang penulis yang lumayan ngetop). Makanya, saya sendiri heran kenapa editor yang satu ini begitu berkesan buat saya, sampai saya mau repot-repot mengingat kapan beliau ulang tahun.

Tentu saja, saya bicara soal Christopher Tolkien.  Continue reading “Tentang Christopher Tolkien (Merayakan Ulang Tahun Beliau yang ke-92)”