Maukah Anda Makan Es Krim Ini?

Kita mungkin sudah pernah dengar ada es krim yang ramuannya diberi cabai, es krim keju, es krim rasa ubi, es krim wijen hitam, es krim bacon, es krim rasa bir, bahkan es krim yang diberi ikan tuna. Tapi, jika es krim berikut ini ada di gerai dekat rumah Anda, maukah Anda mencicipinya?

1. Es krim buaya

Oke, resminya, es krim ini punya rasa yang cenderung tidak aneh-aneh seperti durian dan stroberi. Akan tetapi, bahannya yang aneh: telur buaya. Es krim ini dijual oleh Sweet Spot Artisan Ice Cream, gerai es krim di Filipina. Menurut pemiliknya, Bianca Dizon, telur yang digunakan adalah telur-telur dari peternakan buaya resmi yang mengalami kelebihan suplai telur, atau telur yang tidak menetas.

2. Es krim daging kuda

Basashi Ice adalah merk es krim Jepang yang dalam pembuatannya dicampur dengan daging kuda mentah yang telah dihaluskan. Es krimnya sendiri sebenarnya vanila biasa. Hmm, oke tapi kenapa tutupnya harus ada gambar kuda lucu begitu? *nggak tega*

3. Baby Gaga

My male and lesbian friends, go ahead and fantasize. Baby Gaga adalah es krim yang dijual di gerai es krim The Icecreamist di London, yang berbahan susu manusia. Bahannya merupakan donasi dari masyarakat, dimana mereka mengiklankannya di forum khusus para ibu. Susu manusia ini kemudian diolah dengan vanilla Madagaskar dan sedikit lemon. Es krim ini mulai dijual pada tahun 2011, tapi setelah beberapa lama, dilarang dijual lagi oleh walikota London.

Laura Kellett, salah satu pelayan di The Icecreamist, memakai kostum Lady Gaga untuk mempromosikan Baby Gaga pada hari peluncuran pertamanya

4. Akutaq

Ini sebenarnya tidak disebut es krim oleh orang setempat, tapi memang modelnya mirip es krim karena harus dibekukan sebelum dimakan. Akutaq dibuat dari campuran lemak (jaman sekarang bisa diganti lemak dalam kemasan atau minyak sayur), daging ikan atau rusa, gula dan campuran buah beri. Akutaq biasanya dibuat sebagai makanan bergizi untuk pemburu.

5. Es krim tinta cumi-cumi

Es krim ini memang hitam, tapi nama squid ink (tinta cumi-cumi) bukan sekedar nama. Es krim ini benar-benar dicampur dengan tinta cumi-cumi atau sotong, dan menurut yang sudah pernah makan, sensasi rasanya manis, sedikit gurih atau metalik, dan bahkan agak amis.

6. Es krim jangkrik

Es krim dengan campuran jangkrik rebus alias cicada ice cream ini dijual di Sparky’s Homemade Ice Cream, sebuah toko es krim yang dikelola sebuah keluarga di Missouri. Bahan es krim ini adalah jangkrik yang dikumpulkan para pegawai dari halaman mereka pada musim jangkrik, lalu direbus dan dilapisi dengan krim cokelat dan gula, Jangkrik-jangkrik ini lalu diolah dengan es krim vanilla dan gula cokelat. Es krim ini termasuk musiman karena hanya bisa dinikmati saat musim jangkrik.

7. Es krim Coronation Chicken 

Coronation Chicken aslinya adalah makanan yang diciptakan Rosemary Hume dan Constance Spry untuk menyambut hari pelantikan Ratu Elizabeth II di tahun 1953, yang terdiri dari daging ayam, bumbu kari, rempah-rempah, kismis dan krim. Nah, sekarang bayangkan semua itu digodok jadi es krim. Es krim ini bisa ditemukan di daerah Soho, Inggris.

8. Es krim sarden dan brandy

Dan yang saya maksud bukan rasa yang dipisah-pisah, tapi keduanya benar-benar digabung dalam satu porsi es krim. Di dalamnya bahkan benar-benar ada daging ikan sarden. Es krim ini dijual di Coromoto, sebuah kedai es krim di Merida, Venezuela, tetapi ada juga yang dijual di Jepang dan Puerto Rico.

9. Es krim rasa garam dan merica

Salt and pepper adalah kombinasi yang asyik dalam masakan, tapi bagaimana kalau dikombinasikan dalam es krim? Kombinasi ini ternyata mulai populer di Amerika dan dijual oleh gerai es krim terkenal seperti Max and Mina, dan bahkan dijual dalam kemasan yang bisa dibeli online. Menurut yang sudah pernah makan, kesannya seperti memakan popcorn karamel dengan tambahan rasa pedas.

10. Es krim rasa…kemenyan

Tak perlu menyiapkan peralatan praktik dukun dan mengundang semua teman-teman alam gaib Anda. Es krim rasa kemenyan alias frankincense ice cream ini dijual di Kota Salalah, Oman, dan sangat laris. Penciptanya, Trygve Harris, tadinya pergi ke Oman sekedar untuk mencari bahan-bahan baku untuk produk minyak aromaterapi perusahaannya di Amerika, Enfleurage. Akan tetapi, ia kemudian jatuh cinta pada es krim buatan tangan hasil olahan dari susu sapi di peternakan milik Sultan Qaboos bin Said al Said. Ia kemudian bereksperimen dengan mencampur sari aromatik ini plus es krim. Es krim ini dijual dari Juni sampai September di kedai es krim Harris di souk Hafah.

11. Es krim rasa kecap manis

Yamato Soy Sauce and Miso, perusahaan kecap dan bumbu miso terkenal di Jepang, memperkenalkan kecap yang mereka buat khusus untuk dituangkan di atas hidangan manis, termasuk es krim. Jadi, apapun rasa es krimnya, sepertinya hanya soal pembiasaan saja sebelum Anda ‘rela’ menuangkan kecap manis di atas es krim, bukannya saus cokelat. Tetapi, kecap khusus es krim ini memang dibuat sedemikian rupa sehingga cocok dengan es krim.

Jadi…berani mencicipi?

Kedai-kedai Es Krim Unik di Luar Sana yang Ingin Saya Jarah

Tidak suka es krim, buat saya, adalah dosa kuliner terbesar di dunia (tapi mari dengan baik hati kita kesampingkan orang-orang malang yang alergi laktosa atau tak tahan makanan dingin dengan alasan kesehatan). Sejak penemuannya, tidak terhitung berapa banyak rasa dan campuran es krim diciptakan, termasuk kombinasi-kombinasi rasa yang dibuat pemilik kedai-kedai es krim berikut, yang tidak akan pernah saya temukan di dalam gerobak penjual es krim yang sering lewat depan rumah.

Perhatian, rasa unik yang saya maksud adalah rasa yang bisa membuat saya bilang “what the hell?” dan kemudian “Okay, I’ll give it a try.” Bukan rasa yang membuat saya bilang “what the hell?” dan kemudian “Oh, fuck!” Unik, tetapi tidak membuat keburu mundur sebelum mencicipi.

So do me a favor. Yang punya dana lebih, punya lidah dengan jiwa petualang dan suka es krim, dapatkan pahala melimpah ruah dengan mengajak saya memburu es krim-es krim berikut ini sebelum saya menjadi buronan internasional atas tuduhan…menjarah kedai-kedai es krim dengan rasa unik di luar sana.

1. Humphry Slocombe

http://www.humphryslocombe.com

Kedai es krim di San Fransisco yang dikelola oleh Jake Godby ini membuat es krim dengan lebih dari 60 rasa, plus sorbet dengan 23 rasa yang tiap hari selalu dirotasi. Produk-produknya menggunakan susu dari Straus Organic Dairy dan bahan-bahan organik lainnya untuk melengkapi tiap rasanya. Kedai ini terkenal akan rasa es krimnya yang unik, dan bahkan pemiliknya sendiri pun unik (Jake Godby adalah fanatik es krim yang mentato lengannya dengan gambar 31 buah contong es krim).

Es krim yang ingin saya jarah di sini:

Boccalone prosciutto, es krim dengan rasa keju dan prosciutto yang dibubuhi sedikit garam dan lada. Well, saya suka susu, saya suka es krim, dan saya suka keju. Dan kalau ada yang bisa menggabungkan ketiganya dengan baik, kenapa tidak?

Peanut Butter Curry, es krim dengan sentuhan rasa manis, gurih dan sedikit pedas ala bumbu kari ditambah selai kacang. Ini termasuk salah satu menu favorit di sana, jadi mungkin rasanya tidak seseram namanya.

Pepper and Mint Chip, rasa yang membuktikan bahwa pasangan beda karakter ternyata bisa menjalani hidup bersama yang harmonis (benar-benar pepper and mint, bukan peppermint!). Sesuai namanya, es krim ini punya gabungan suntikan rasa hangat khas lada dan dingin khas mint, dan dipermanis dengan keping cokelat.

2. Jeni’s Ice Cream

http://jenisicecream.com/

Jeni’s Ice Cream adalah merk es krim buatan tangan yang dimulai oleh Jeni Britton Bauer di Columbus, Ohio. Latar belakang Ms. Bauer sebagai chef kue dan pastry membuatnya menciptakan rasa-rasa unik yang didasarkan atas pengetahuannya akan kue. Bukannya saya tidak pernah mencicipi es krim rasa cheesecake sebelumnya, tetapi es krim Jeni’s benar-benar terkenal karena citarasa khas kue-kue yang berpadu apik dalam seporsi es krim, walaupun rasa es krim standar seperti cokelat, stroberi dan kopi juga dijual.

Es krim yang ingin saya jarah disini:

Icelandic Happy Marriage Cake Pint, yang merupakan paduan es krim vanila dengan keju lembut Islandia, diisi serpihan biskuit gandum lapis sirup dan diberi penyegar berupa potongan kelembak (rhubarb) yaitu sejenis sayuran mirip seledri yang biasa dijadikan sirup atau manisan. Mungkin setelah mencicipinya, saya bisa tahu kenapa Islandia dijuluki negara paling bahagia di dunia…

Tres Leches with Here-N-There Cherries Pint, yaitu es krim vanila-kelapa yang diisi ceri merah, potongan kopyor, serpihan-serpihan lembut kue meringue (sejenis kue yang adonan dasarnya dari putih telur), dan ditambah santan. Mereka benar-benar tidak tanggung-tanggung disini.

Savannah Buttermint Pint, yang terinspirasi dari kue pastel mentega-mint khas Amerika Serikat bagian Selatan. Es krim vanila yang diolah dengan mentega asin, mint, serta serpihan cokelat putih. Tampang sederhana, kaya rasa. Jika saya dihukum mati dan boleh pesan apapun yang saya mau sebelum dihukum, inilah salah satu pilihannya.

3. il laboratorio del gelato (memang namanya diawali huruf kecil semua, jangan marahi saya)

http://laboratoriodelgelato.com/

Didirikan di Orchard Street, Manhattan, pada tahun 2002, il laboratorio del gelato tidak hanya sekedar memilih nama yang terdengar keren. Pengelolanya saat ini, Jon Snyder, mengolah citarasa es krim khas Italia (gelato) serta sorbet ke dalam sekitar 200 lebih rasa baik yang ‘normal’ (cokelat, stroberi, vanila), maupun yang super unik di dalam ‘laboratorium’nya.

Gelato yang ingin saya jarah:

Sweet Potato and Basil Gelato, paduan gelato rasa ubi dan daun basil yang tetap creamy dengan aroma khas (tidak tahu apakah ini membuat kentut atau tidak?).

Thai Chili Chocolate Gelato, yang nyaris tidak bisa dibedakan dari gelato cokelat biasa. Sampai suapan es krimnya melumer dalam mulut dan kemudian OH TUHAN APA-APAAN RASA CABAI INI!? (Tidak seheboh itu, sih, tetapi sensasi pedas cabainya tetap diseimbangkan dengan rasa cokelatnya).

Black Sesame Gelato, es krim hitam yang populer di Jepang dengan nama kurogoma aisukurimu ini sangat digemari oleh pemburu es krim unik. Mungkin bakal terasa agak aneh memakan es krim dengan warna seperti briket kulit kacang dan tekstur yang masih menyisakan rasa kasar wijen hitam tumbuk, tetapi hei, kalau penggemarnya banyak, berarti patut dicoba.

4. Heladeria Lares

Kedai es krim di Lares, Puerto Rico ini didirikan oleh Salvador Barreto pada tahun 1968, dan membanggakan 60-an rasa es krim yang terdiri baik dari es krim rasa ‘normal’ maupun eksotis, walaupun beliau kurang begitu kreatif dari segi nama (heladeria lares adalah bahasa Spanyol yang berarti ‘kedai es krim di Lares’). Asyiknya, kedai ini memberikan layanan ‘icip-icip’ untuk 2 rasa es krim gratis sebelum pembeli memutuskan es krim rasa apa yang hendak dibelinya.

Es krim yang ingin saya jarah disini:

Arroz con Habichuelas, alias es krim rasa ‘nasi kacang.’ Ini adalah salah satu menu favorit di kedai ini, dan merupakan hasil modifikasi rasa dari hidangan khas Puerto Rico. Katanya, paling enak kalau dimakan dengan es krim rasa ubi (seperti di gambar di bawah; yang kuning adalah yang berasa nasi-kacang).

Ajo, alias es krim yang bisa digunakan untuk merusak pesta dugem para vampir. Baiklah, ini es krim rasa bawang putih. Seperti yang anda lihat, jangan sampai salah tunjuk seandainya anda tidak bisa bahasa Spanyol dan justru ingin pesan es krim vanila saja. Menurut penggemarnya, rasanya cukup bisa diterima lidah sebagai  rasa es krim walaupun tetap ada sensasi aroma dan gelitikan rasa bawang putih. Aneh? Mungkin. Tapi saya tidak ingin jauh-jauh jalan-jalan ke Puerto Rico hanya untuk pesan es krim cokelat lagi.

Oke, jadi Ajo itu bawang putih, Maiz itu jagung, Arroz con Dulce itu es krim beras dan krim, Cazuela itu kaserol…yang lain nyerah. Pelajaran bahasa Spanyol saya belum sampai ke situ, tapi kayaknya semua sama-sama…menarik.

Maiz, es krim rasa jagung yang dibuat oleh Barreto karena terinspirasi setelah menikmati hidangan pencuci mulut yang disebut mazamorra. Hidangan itu sendiri terbuat dari jagung, susu, gula, tepung maizena dan kayu manis (ini yang membedakan es krim jagung Heladeria Lares dengan es krim jagung lainnya). Ini adalah rasa es krim eksotis pertama yang dibuat Barreto setelah sebelumnya hanya membuat es krim dengan rasa standar seperti cokelat, vanila dan stroberi.

5. Christina’s Home-made Ice Cream

http://christinasicecream.com/index.htm

Kedai es krim di Manhattan yang berdiri sejak tahun 1983 ini tidak memajang es krim yang rasanya kelewat ekstrim, tetapi selain beberapa pilihan rasa unik, pemilik kedai ini juga memiliki toko rempah-rempah tepat di sebelah kedai es krimnya. Alhasil, beberapa pilihan rasa es krimnya pun punya rasa khas rempah-rempah. Bayangkan kalau di sebelahnya adalah kedai jamu atau pom bensin….

Es krim yang ingin saya jarah disini:

Rose Ice Cream, alias es krim yang dibuat menggunakan air mawar. Ini adalah salah satu resep klasik ala Virginia dari tahun 1920-an serta variasi rasa khas pencuci mulut India, dan gaung dari selera penggemar es jaman kuno yang senang menikmati es salju yang dikucuri air mawar.

Ginger Ice Cream, es krim rasa jahe. Walaupun jahe sepertinya bukan ide rasa yang aneh untuk es krim, saya akan tetap menganggap es krim ini unik sebelum Walls dan Campina mulai membuatnya (mengertilah, akses saya ke es krim yang benar-benar enak cukup terbatas).

Herbal Chai Ice Cream, es krim rasa teh rempah susu. Chai sendiri adalah minuman khas India yang terdiri dari teh, susu, dan rempah-rempah seperti kayu manis, cengkih, jahe, dan lada. Bahan-bahannya mungkin membuat anda mengira es krim ini tercipta setelah lemari dapur seseorang meledak. Tapi, hei, apa saya sudah bilang kalau pemilik Christina juga punya toko rempah-rempah? Menurut penikmatnya, rasa manisnya tidak memuakkan dan aromanya harum seperti satu set hidangan teh sore.

6. Bi-Rite Creamery and Bakeshop

http://biritecreamery.com/

Sekilas, tak ada yang aneh dengan toko roti dan es krim di San Fransisco ini. Dikembangkan dari bisnis keluarga, kedai ini membuat roti dan es krim menggunkan susu sapi organik serta produk tani lokal. Tapi tahukah anda makna dari nama Bi-Rite itu? Satu, itu adalah nama pasar pertama yang dibuka oleh jaringan bisnis keluarga ini pada tahun 1940. Kedua, Bi-Rite bisa juga berarti pelesetan dari “be right.”  Kedai es krim ini senang bereksperimen dengan paduan rasa paling tidak nyambung yang bisa dipikirkan, tetapi semuanya kombinasinya dijamin right. Tepat.

Es krim yang ingin saya jarah:

Honey Lavender Ice Cream, es krim dengan paduan rasa madu dan aroma lavender. Rasa madunya sangat khas meski tidak membuat eneg; yang menyolok justru aroma mirip-mirip parfum yang tak lazim ditemui pada es krim. Banyak yang suka, tetapi tak sedikit yang membenci aroma lavender tersebut. Tips menikmati; jangan dibuat sebagai alternatif pengganti parfum jika anda kehabisan.

Salted Caramel Ice Cream, yang dari namanya saja sudah mengandung kontradiksi. Karamel itu gula hangus, kan? Bagaimana rasanya makan gula-hangus-asin?  Yah, mereka toh menemukan caranya, karena rasa inilah yang menjadi ciri khas Bi-Rite. Rasa karamelnya sangat kaya tetapi tidak terlalu manis, dan rasa asinnya…hmm, bagaimana menggambarkannya? Kalau dari ulasan para penikmatnya, mungkin sensasinya sama seperti kalau kita makan es puter atau es krim bersantan lainnya.

Orange Cardamom Ice Cream, es krim dengan gabungan rasa jeruk, potongan-potongan jeruk, dan rempah-rempah cardamom, yang biasa digunakan sebagai bahan masakan dan manisan di India, Timur Tengah, dan Finlandia. Menurut penikmatnya, rasa jeruknya memang pas dan nyambung dengan wangi unik cardamom, walaupun ini bukan kombinasi rasa es krim yang biasa mereka temui. Paling tidak, rasanya tidak seperti menjilat parfum sendiri.

 7. Max and Mina’s Ice Cream

http://www.maxandminasicecream.com/index.html

Bruce dan Mark Becker sudah suka berkreasi dengan berbagai rasa es krim sejak kecil, jadi jangan salahkan mereka untuk beberapa kombinasi maut dalam menu es krim di kedai di New York ini (lagipula saya selalu dapat kesan kalau tidak ada yang tidak gila-gilaan di New York). Mereka bahkan punya es krim rasa pizza yang berbahan dasar bawang putih, oregano, kuning telur, dan tomat (yang satu ini tidak akan saya cicipi; saya terlalu cinta pizza untuk merusak kenangan terhadapnya).

Es krim yang ingin saya jarah:

Black Pepper Ice Cream, es krim yang membuktikan bahwa embel-embel ‘lada hitam’ bukan hanya monopoli steik dan kwetiaw goreng sapi. Gambar ini adalah salah satu bentuk penyajian favorit di sana, yaitu dengan potongan persik dan kue almond.

Lox Bagel Ice Cream, es krim yang memodifikasi menu makan siang favorit orang New York yaitu bagel nova lox. Pada dasarnya, ini es krim vanila yang ditaburi potongan-potongan kecil nova lox dan sedikit garam. Ngomong-ngomong, nova lox adalah filet ikan salmon yang dibubuhi garam dan gula sebelum diasapi. Apa saya benar-benar serius mau mencoba? Yah, sampai sekarang menu ini belum menghilang, jadi apa salahnya?

Beer Ice Cream, es krim rasa…oke, saya harus mengaku. Waktu kecil, saya pernah tidak sengaja minum Bir Bintang karena mengira itu sejenis soda, dan kalau trauma psikologis bisa disimbolkan, kaleng bir adalah simbol milik saya (lebih dahsyat dari ketika saya membuat kopi untuk pertama kalinya, dengan tiga sendok makan penuh kopi untuk satu cangkir kecil air). Dan saya ingin es krim ini untuk menghapus trauma psikologis ini. Sepenuhnya teraputik. Oke?

Oke, sudah ada penelepon pertama? Tolong cepat, serius. Layar komputer saya sudah basah karena saya jilati terus selama menulis artikel sial ini.